Baguala Bergerak Lawan Stunting, Pemerintah Kecamatan Perkuat Kader Desa Lewat Aplikasi eHDW

Ambon — Upaya menekan angka stunting terus diperkuat Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon Baguala. Kamis (21/5/2026), pemerintah kecamatan bersama TP-PKK Pokja 4 menggelar Sosialisasi Aplikasi eHDW (Human Development Worker) di Aula Pertemuan Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat peran Kader Pembangunan Manusia (KPM), kader Posyandu, TP-PKK Desa/Negeri/Kelurahan, hingga pendamping desa dalam mendukung percepatan penanganan stunting di tingkat akar rumput.

Puluhan peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi yang menghadirkan berbagai narasumber kompeten di bidang pendampingan desa dan sistem informasi pembangunan. Hadir dalam kegiatan itu Korkot TAPM Kota Ambon Rahman Ali Latuconsina, Kadis P3AMD Kota Ambon Meggy M. Lekatompessy, serta Tenaga Ahli Manajemen Informasi Sistem Kemendes PDT Sri Agung Janu Putro.

Camat Teluk Ambon Baguala, Lenny Lekatompessy, menegaskan bahwa aplikasi eHDW bukan sekadar sarana pendataan, tetapi menjadi instrumen penting dalam memastikan program pencegahan stunting berjalan tepat sasaran.

Menurutnya, peran kader desa sangat menentukan keberhasilan program konvergensi stunting karena mereka berada langsung di tengah masyarakat dan mengetahui kondisi riil keluarga yang membutuhkan perhatian.

“Melalui aplikasi eHDW ini, kami berharap KPM dapat lebih aktif dan terarah dalam melakukan pendataan, pemantauan, serta pengawalan program percepatan penurunan stunting di desa,” ujar Lenny.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Baguala dalam mendukung program prioritas nasional hingga menyentuh masyarakat di desa dan kelurahan.

Tidak hanya itu, Lenny juga menyampaikan optimismenya bahwa pemanfaatan teknologi melalui aplikasi eHDW akan memperkuat langkah pemerintah desa bersama para kader dalam mencegah lahirnya generasi yang rentan stunting.

“Dengan aplikasi ini, kita optimis para KPM dan pendamping desa dapat melangkah lebih maju dalam pencegahan dan penanganan stunting demi mewujudkan Generasi Emas 2045,” katanya.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon Baguala berharap seluruh kader mampu memahami dan memanfaatkan aplikasi eHDW secara maksimal sehingga program penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Di tengah tantangan pembangunan kesehatan masyarakat, langkah Pemerintah Kecamatan Baguala ini menjadi sinyal kuat bahwa perang melawan stunting membutuhkan kolaborasi, kepedulian, dan kerja bersama mulai dari tingkat desa.

Unggulan

Rekomendasi

Memberikan informasi yang akurat, memberikan wadah aspirasibagi masyarakat serta memberikan inspirasi untuk masyarakat luas.

Featured Posts

Follow Us