Sedekah Kurma Ramadhan 2026 Resmi Bergulir, Sasar Pelosok Maluku

Ambon – Gerakan Sedekah Kurma bertajuk Ramadhan Inspirasi 2026 resmi dimulai di Ambon, Minggu (15/2/2026). Program kolaborasi sosial ini menargetkan distribusi bantuan hingga ke desa dan dusun di Ambon, Maluku Tengah, dan Seram Bagian Barat selama Ramadhan 1447 Hijriah.

Peluncuran gerakan yang mengusung tema “Merawat Empati, Menyalakan Inspirasi Ramadhan” digelar di Kafe Media Graha Ambon Ekspres. Agenda tersebut dirangkaikan dengan dialog inspiratif serta peluncuran logo baru Rumah Inspirasi & Literasi Maluku, dan dihadiri unsur legislatif, akademisi, lembaga zakat, hingga organisasi kepemudaan.

Ketua BPC HIPMI Kota Ambon yang juga Anggota DPRD Kota Ambon, Muhammad Fadli Toisutta, menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual ibadah personal, melainkan momentum memperluas kepedulian sosial.

“Ramadhan harus menjadi ruang penguatan solidaritas. Gerakan seperti ini perlu diperkuat kolaborasi lintas komunitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Fadli, sinergi antara komunitas, pelaku usaha, dan generasi muda menjadi fondasi agar gerakan kemanusiaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi berkelanjutan dan tepat sasaran.

Dalam sesi dialog, akademisi Universitas Muhammadiyah Maluku sekaligus pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Maluku, Ismail Borut, menekankan bahwa sedekah memiliki dimensi sosial strategis.

“Sedekah menghubungkan yang memiliki dengan yang membutuhkan. Di situlah kohesi sosial terbangun dan rasa kebersamaan diperkuat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan Laznas BMH Maluku, Zulkarnain, mengungkapkan tantangan distribusi bantuan di wilayah kepulauan Maluku.

“Akses geografis menjadi kendala tersendiri. Karena itu, kolaborasi dengan komunitas lokal penting agar bantuan dapat menjangkau wilayah terpencil dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dari unsur pemuda, perwakilan DPD KNPI Maluku, Usman Bugis, mendorong generasi muda lebih aktif terlibat dalam gerakan sosial berbasis komunitas, khususnya di momentum Ramadhan.

Direktur Rumah Inspirasi & Literasi Maluku, Fahrul Kaisuku, menjelaskan bahwa program Sedekah Kurma telah berjalan rutin selama lima tahun terakhir dan terus berkembang setiap tahunnya.

“Tahun ini kami memperluas jangkauan distribusi dan membuka partisipasi publik lebih luas, baik dalam bentuk donasi kurma, Al-Qur’an maupun paket kebutuhan ibadah,” ujarnya.

Senada, Direktur Roemah Beta Kreatif, Farham Suneth, menegaskan gerakan kemanusiaan membutuhkan kerja bersama lintas sektor agar dampaknya berkelanjutan.

Secara teknis, program Sedekah Kurma akan disalurkan dalam tiga tahap sepanjang Ramadhan. Selain kurma, bantuan berupa Al-Qur’an, buku bacaan, dan perlengkapan ibadah akan didistribusikan ke masyarakat di wilayah sasaran.

Gerakan ini diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan warga di pelosok yang kerap menghadapi keterbatasan akses logistik, terutama di wilayah kepulauan. Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis donasi sebagai tanda resmi dimulainya gerakan sedekah Ramadhan tahun ini di Ambon sebuah ikhtiar kolektif merawat empati dan menyalakan harapan bagi sesama.

Unggulan

Rekomendasi

Memberikan informasi yang akurat, memberikan wadah aspirasibagi masyarakat serta memberikan inspirasi untuk masyarakat luas.

Featured Posts

Follow Us