Silaturahmi KKST dan Kemenag Maluku Perkuat Persaudaraan

Ambon, 4 Maret 2026 — Anggota DPRD Provinsi Maluku dari Fraksi NasDem, Ridwan Nurdin yang akrab disapa *Lasongkok Tinggi*, memediasi agenda silaturahmi sekaligus buka puasa bersama antara pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Maluku dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, H. Yamin, pada Kamis (4/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku lantai 2, Ambon, ini dihadiri Ketua KKST Maluku bersama sejumlah pengurus. Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan antara komunitas Sulawesi Tenggara di Maluku dengan pemerintah daerah.

Ketua KKST Maluku dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran organisasi tersebut bukan sekadar memperkuat hubungan antaranggota, tetapi juga untuk meneguhkan nilai kebersamaan di tanah rantau. Ia menegaskan prinsip “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” sebagai landasan hidup masyarakat KKST di Maluku.

“Kami berharap kesehatan dan umur panjang kepada sesepuh kami, Bapak Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala Kementerian Agama Provinsi Maluku. Semoga kolaborasi ke depan dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Maluku,” ujarnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Maluku, Yamin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif KKST yang menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut. Menurutnya, pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat hubungan dan kerja sama di masa mendatang.

“Terima kasih kepada KKST Maluku yang telah mengagendakan silaturahmi ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, Ridwan Nurdin yang memediasi kegiatan tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir. Ia berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan demi memperkuat persatuan di Maluku.

Menurutnya, KKST Maluku selama ini aktif menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dengan mengedepankan falsafah “Bolimo Karo Somanamo Lipu” yang berarti berkorban untuk kepentingan negeri. Nilai tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat kearifan lokal masyarakat Maluku, yakni orang basudara.

“Momentum seperti ini harus terus digiatkan, bukan hanya untuk memperkuat KKST, tetapi juga untuk kebaikan Maluku secara umum,” pungkasnya.

Unggulan

Rekomendasi

Memberikan informasi yang akurat, memberikan wadah aspirasibagi masyarakat serta memberikan inspirasi untuk masyarakat luas.

Featured Posts

Follow Us