Tiga Pekan Terbengkalai, Bangkai Avanza Terbakar Jadi Ancaman di Jalan Nasional Ambon

Apa yang sebenarnya terjadi di balik pembiaran bangkai mobil terbakar di badan jalan nasional Kota Ambon? Tiga pekan pascakebakaran, rangka hangus Toyota Avanza bernomor polisi DE 1353 AB masih tergeletak di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Kantor ASDP. Kondisi ini memantik keresahan warga sekaligus sorotan tajam terhadap instansi teknis yang dinilai lalai.

Peristiwa kebakaran itu terjadi pada Minggu (25/1) sekitar pukul 18.30 WIT. Mobil tersebut baru saja mengisi bahan bakar di SPBU Kebun Cengkeh sebelum bergerak menuju pusat kota. Namun nahas, saat melintas di depan Kantor ASDP, api tiba-tiba muncul dari bagian dalam kendaraan. Sopir dan satu penumpang yang berada di dalam mobil langsung menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Petugas pemadam kebakaran tiba tak lama setelah kejadian dan berhasil memadamkan api. Namun hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum disampaikan secara terbuka kepada publik. Pertanyaan pun mengemuka: apa pemicu kebakaran? Apakah ada unsur kelalaian teknis atau faktor lain yang belum terungkap?

Yang lebih memprihatinkan, bangkai kendaraan tersebut justru dibiarkan menempati sebagian badan jalan nasional selama kurang lebih tiga minggu. Di ruas jalan yang menjadi akses vital masyarakat itu, sisa rangka besi menghitam menjadi pemandangan sehari-hari bahkan disebut-sebut berpotensi membahayakan pengendara, terutama pada malam hari.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional sebagai pengelola jalan, kepolisian sebagai aparat penegak hukum, atau Dinas Perhubungan sebagai pengatur lalu lintas? Mengapa hingga kini belum ada langkah konkret untuk mengevakuasi bangkai kendaraan tersebut? Dan bagaimana jaminan keselamatan pengguna jalan jika penanganan pascakejadian saja terkesan lamban.

Friady Toisuta, aktivis Kosgoro 1957, menilai kondisi ini mencerminkan lemahnya koordinasi antarinstansi. Ia menyayangkan jika capaian pembangunan yang selama ini digaungkan Pemerintah Kota Ambon tidak diimbangi dengan kesigapan perangkat negara lainnya di lapangan.

“Ini bukan sekadar bangkai mobil. Ini soal tanggung jawab negara terhadap keselamatan warga,” tegasnya.

Peristiwa ini tidak lagi semata tentang mobil yang terbakar, tetapi tentang respons dan kehadiran negara dalam menjamin keamanan ruang publik. Warga Ambon kini menunggu tindakan nyata bukan sekadar penjelasan agar jalan nasional kembali aman dan kejadian serupa tidak terulang.

Unggulan

Rekomendasi

Memberikan informasi yang akurat, memberikan wadah aspirasibagi masyarakat serta memberikan inspirasi untuk masyarakat luas.

Featured Posts

Follow Us