Taman Pintar Masawoy Mangkrak 6 Tahun

Ambon, 6 April 2026 — Harapan warga Desa Masawoy, Kecamatan Ambalau, Kabupaten Buru Selatan untuk memiliki fasilitas pendidikan berupa Taman Pintar pupus setelah proyek yang dimulai sejak 2020 itu hingga kini tak kunjung selesai. Alih-alih menjadi pusat kreativitas masyarakat, bangunan tersebut justru terbengkalai dan berubah menjadi simbol kegagalan pembangunan desa.

Proyek yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kreativitas warga itu berhenti di tengah jalan akibat konflik internal antara Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Perselisihan tersebut dipicu oleh sengketa lahan milik pribadi berinisial ST yang digunakan sebagai lokasi pembangunan, khususnya terkait imbalan atau kompensasi lahan.

RJ Tukmuly, perwakilan Pemuda Masawoy, mengungkapkan bahwa konflik tersebut membuat kedua lembaga saling berseteru hingga berdampak langsung pada terhentinya pembangunan. “Seharusnya ini menjadi kebanggaan warga, tapi justru dihentikan karena persoalan internal yang tidak kunjung selesai,” ujarnya di Ambon, Senin (6/4).

Tak hanya itu, konflik juga memicu polemik baru dalam tata kelola pemerintahan desa. Ketua BPD saat itu, ST, diberhentikan sementara secara sepihak oleh Kepala Desa selama kurang lebih satu tahun. Keputusan tersebut dinilai menyalahi prosedur karena penggantian anggota BPD seharusnya melalui mekanisme usulan pemerintah daerah, bukan keputusan sepihak.

RJ menilai langkah tersebut mencerminkan adanya praktik monopoli kekuasaan di tingkat desa. “Pengangkatan personel baru dilakukan tanpa prosedur yang benar. Ini mencederai prinsip tata pemerintahan yang baik,” tegasnya.

Meski konflik internal itu kini telah mereda dan ST telah kembali menjabat sebagai Ketua BPD, kondisi Taman Pintar tetap terbengkalai tanpa kejelasan kelanjutan pembangunan.

Warga pun kini mempertanyakan komitmen pemerintah desa dalam menuntaskan proyek tersebut. Fasilitas yang diharapkan menjadi ikon kemajuan desa justru menjadi “proyek hantu” yang menyimpan kekecewaan mendalam, terutama bagi generasi muda yang kehilangan ruang belajar dan berkarya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan pembangunan Taman Pintar akan dilanjutkan. Warga berharap pemerintah terkait segera turun tangan agar proyek tersebut tidak terus menjadi simbol konflik dan kegagalan, melainkan kembali menjadi harapan bagi masa depan Desa Masawoy.

Unggulan

Rekomendasi

Memberikan informasi yang akurat, memberikan wadah aspirasibagi masyarakat serta memberikan inspirasi untuk masyarakat luas.

Featured Posts

Follow Us