Makassar — Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Masyuhri Maswatu, mengapresiasi suksesnya Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) X dan Kursus Banser Pimpinan (SUSBANPIM) IX yang berlangsung di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Ashim, Makassar, pada 22–28 Juni 2026.
Ia menilai kedua program tersebut menjadi instrumen strategis untuk menyiapkan kader yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu memimpin organisasi di tengah dinamika sosial dan kebangsaan.
“PKN X dan SUSBANPIM IX merupakan investasi kaderisasi untuk melahirkan pemimpin yang adaptif, transformatif, dan mampu memperkuat organisasi di setiap daerah,” ujarnya, Sabtu (28/6/2026).
Kegiatan ini diikuti 112 kader dari berbagai provinsi yang telah melalui seleksi berjenjang. Selama sepekan, peserta mendapatkan penguatan kepemimpinan, ideologi, dan tata kelola organisasi dengan tema “Membentuk Pemimpin Berintegritas, Berwawasan, Transformatif, dan Responsif.”
Menurutnya, keberhasilan kaderisasi tidak berhenti pada pelatihan, tetapi diukur dari kemampuan para alumni mengimplementasikan hasil pembelajaran untuk memperkuat organisasi di daerah. Karena itu, penguatan kaderisasi berbasis kewilayahan menjadi langkah penting agar pembinaan kader berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PW GP Ansor Sulawesi Selatan, panitia pelaksana, dan Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Imam Ashim yang dinilai berhasil menyelenggarakan kaderisasi nasional, khususnya bagi peserta dari kawasan Indonesia Timur.
Berakhirnya PKN X dan SUSBANPIM IX diharapkan menjadi awal lahirnya pemimpin-pemimpin muda GP Ansor yang mampu memperkuat organisasi sekaligus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.


















