AMBON – Partai Golkar Provinsi Maluku memasuki tahap akhir persiapan pelantikan kepengurusan baru yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026, di Hotel Santika Premiere Ambon. Hingga Sabtu (11/7/2026), panitia memastikan kesiapan pelaksanaan telah mencapai sekitar 90 persen, sementara penyempurnaan terus dilakukan pada sejumlah aspek teknis guna memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan berkelas.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan, Rohalim Boy Sangadji, usai memimpin rapat evaluasi di Sekretariat DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon.
Rapat evaluasi diikuti seluruh unsur kepanitiaan untuk meninjau perkembangan persiapan, mulai dari kedatangan dan penyambutan tamu, kesiapan protokoler, tata panggung, gladi pelantikan, hingga pengamanan. Setiap seksi diminta menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal agar tidak ada kendala menjelang hari pelaksanaan.

“Secara umum kesiapan panitia sudah mencapai sekitar 90 persen. Sisanya merupakan penyempurnaan pada beberapa bagian teknis sehingga seluruh rangkaian pelantikan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Boy.
Ia menjelaskan, pelantikan kali ini mengusung konsep yang berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Panitia menggandeng event organizer profesional untuk menghadirkan tata acara yang lebih modern, tertata, dan mencerminkan semangat pembaruan Partai Golkar.
Konsep tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kemegahan seremoni, tetapi juga efektivitas pelaksanaan, mulai dari sistem penerimaan tamu, pengaturan ruang acara, tata panggung, hingga alur prosesi pelantikan. Seluruh rangkaian dirancang agar berlangsung khidmat sekaligus memberikan kesan profesional kepada seluruh peserta dan tamu undangan.
“Pelantikan ini akan dikemas secara kolosal dan modern sesuai visi masa depan Partai Golkar. Kami ingin seluruh proses berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi semua pihak yang hadir,” katanya.
Selain prosesi pelantikan, acara juga akan diwarnai penyampaian pidato Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang akan disiarkan secara langsung dan diikuti serentak oleh seluruh jajaran DPD Partai Golkar kabupaten dan kota se-Maluku sebagai bagian dari penguatan konsolidasi organisasi.
Boy menegaskan, pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader, mempererat koordinasi organisasi, dan menyatukan langkah menghadapi berbagai agenda politik serta pembangunan daerah ke depan.
Untuk menjamin kelancaran pelaksanaan, panitia terus berkoordinasi dengan aparat keamanan, pemerintah daerah, dan seluruh unsur pendukung. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan pelaksanaan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh peserta.
Ratusan peserta dijadwalkan menghadiri pelantikan tersebut, terdiri atas jajaran pengurus Partai Golkar tingkat provinsi dan kabupaten/kota, organisasi sayap partai, kader, simpatisan, serta tamu undangan dari unsur pemerintah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pimpinan partai politik.
Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak awal memperkuat konsolidasi Partai Golkar di Maluku sekaligus menegaskan komitmen kepengurusan baru dalam menjalankan program-program yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sejalan dengan arah kebijakan partai di tingkat nasional.



















