LASQI Ambon, Abas Rumadan Cetak Talenta Muda

AMBON — LASQI Nusantara Fest 2026 Tingkat Kota Ambon resmi dibuka Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena di Gedung Islamic Center Kota Ambon, Jumat (28/8/2026). Festival yang digelar 28–30 Agustus itu menjadi panggung bagi ratusan talenta seni religi sekaligus pintu menuju ajang LASQI tingkat Provinsi Maluku.

Di balik gelaran tersebut, Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kota Ambon, Abas Rumadan, SH, mendorong festival tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi ruang pembinaan generasi muda melalui seni, kreativitas, iman, dan akhlak.

“Kita berkarya lewat seni, akan tetapi peningkatan iman dan takwa serta moral dan akhlak menjadi target utamadalam membangun pribadi yang baik dan teladan bagi generasi muda di Kota Ambon,” kata Abas dalam laporan panitia.

Festival mengusung tema “Melalui Seni dan Budaya Islami, Menjalin Silaturahmi, Membangun Ambon yang Madani.” Peserta merupakan hasil seleksi berjenjang dari Kecamatan Sirimau, Leitimur Selatan, Teluk Ambon, dan Baguala.

Sebanyak 135 peserta ambil bagian dalam berbagai cabang lomba. Untuk kategori Bintang Vokalis Gambus dan Pop Religi tercatat 103 peserta, sementara Grup Qasidah Tradisional diikuti 24 grup Majelis Ta’lim dan Samrah sebanyak delapan grup.

Abas mengatakan antusiasme tersebut menunjukkan seni qasidah dan musik religi masih mendapat tempat kuat di tengah masyarakat Ambon.

Menurut dia, peserta terbaik nantinya akan dipersiapkan menjadi wakil Kota Ambon pada LASQI Nusantara Fest 2026 Tingkat Provinsi Maluku.

“Kita berharap dari proses ini lahir talenta-talenta terbaik yang tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Abas juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan, termasuk Bank Maluku Maluku Utara, Bank Indonesia, OJK Provinsi Maluku, PLN Kota Ambon, panitia, pembina, pelatih, dewan juri, serta para orang tua peserta.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan LASQI bukan sekadar perlombaan. Menurutnya, seni qasidah mengandung nilai keagamaan, moral, dan pendidikan yang penting bagi pembentukan karakter generasi muda.

“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan biasa, tetapi sarana menjaga dan melestarikan seni qasidah yang di dalamnya terkandung nilai-nilai keagamaan, Islami, moral dan pendidikan,” kata Bodewin.

Ia meminta peserta menjunjung sportivitas dan kebersamaan selama kompetisi. Dari festival tersebut, pemerintah berharap muncul talenta muda yang mampu membawa nama Kota Ambon di tingkat Provinsi Maluku.

LASQI Nusantara Fest 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT Kota Ambon ke-451 pada 7 September 2026.

Dengan tema HUT “Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju”, Bodewin mengajak masyarakat memaknai kebersihan bukan hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga kebersihan hati dan jiwa dalam membangun kehidupan bersama.

Festival LASQI pun diharapkan meninggalkan dampak lebih luas: melahirkan prestasi, memperkuat silaturahmi, sekaligus membentuk generasi muda Ambon yang berkarakter dan berakhlak.

Bodewin kemudian secara resmi membuka LASQI Nusantara Fest 2026 Tingkat Kota Ambon.

Unggulan

Rekomendasi

Memberikan informasi yang akurat, memberikan wadah aspirasibagi masyarakat serta memberikan inspirasi untuk masyarakat luas.

Featured Posts

Follow Us