KOTA TUAL – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tual menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) di Pendopo Kota Tual, Kamis (18/6/2026). Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang itu menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan, melakukan regenerasi kepemimpinan, sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
Konfercab dihadiri jajaran pengurus GP Ansor, perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta kader Ansor dan Banser dari seluruh wilayah Kota Tual. Jalannya sidang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen organisasi dalam memperkuat konsolidasi internal.
Caretaker GP Ansor Kota Tual, Gani Bugis, menegaskan bahwa Konfercab bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan, tetapi merupakan forum strategis untuk memperkuat kapasitas organisasi dalam menjawab dinamika sosial, kebangsaan, dan tantangan kaderisasi di daerah.
“Konfercab bukan hanya agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah-langkah strategis agar GP Ansor Kota Tual semakin solid, progresif, dan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Gani.
Ia menambahkan, kepengurusan yang akan terpilih diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat kaderisasi, meningkatkan peran sosial kemasyarakatan, serta menjaga nilai-nilai Islam moderat, nasionalisme, dan tradisi ke-NU-an yang menjadi identitas GP Ansor.
Selain menjadi forum regenerasi, Konfercab juga menjadi ruang konsolidasi untuk mempererat sinergi antara GP Ansor dengan pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Tual.
Melalui forum tersebut, GP Ansor Kota Tual menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif, inklusif, dan berorientasi pada pengabdian. Kepengurusan baru yang lahir dari Konfercab diharapkan mampu memperkuat peran organisasi dalam membangun kualitas sumber daya kader serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, umat, dan bangsa.



















