AMBON – Penantian panjang kepemimpinan definitif Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akhirnya berakhir. Ismail Rumbalifar resmi terpilih sebagai Ketua DPD II Partai Golkar SBT melalui Musyawarah Daerah (Musda) V Lanjutan yang digelar di Sekretariat DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Karang Panjang, Ambon, Sabtu (1/8/2026).
Ismail ditetapkan secara aklamasi setelah tiga kandidat yang sebelumnya bersaing, yakni Agil Rumakat, Husein Kelilauw, dan Ismail Rumbalifar, mencapai kesepakatan melalui proses mediasi yang difasilitasi DPD Partai Golkar Provinsi Maluku.
Jalannya Musda berlangsung dinamis. Sejak dibuka pada pagi hari, forum beberapa kali diskors karena belum tercapai titik temu di antara peserta maupun para kandidat. Pimpinan sidang, Masjam Sangadji, bahkan tiga kali menghentikan sementara persidangan guna memberi ruang bagi proses komunikasi dan musyawarah antarkandidat.
Langkah tersebut membuahkan hasil. Dalam pertemuan tertutup, ketiga calon sepakat mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi. Kesepakatan itu kemudian dibawa ke forum pleno dan diterima seluruh peserta Musda.
Dengan hanya menyisakan Ismail Rumbalifar sebagai calon tunggal, forum secara bulat menetapkannya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Seram Bagian Timur periode mendatang melalui mekanisme aklamasi.
Penetapan tersebut sekaligus mengakhiri rangkaian Musda V yang sempat tertunda sejak April 2026 akibat belum tercapainya kesepakatan dalam proses pemilihan ketua.
Berakhirnya dinamika Musda menjadi momentum strategis bagi Partai Golkar SBT untuk kembali memperkuat soliditas internal. Kepemimpinan baru diharapkan segera melakukan konsolidasi organisasi, merapikan struktur kepengurusan hingga tingkat kecamatan dan desa, serta memperkuat kesiapan partai menghadapi berbagai agenda politik ke depan.
Musyawarah yang berujung pada kesepakatan bersama ini juga menjadi cerminan bahwa penyelesaian perbedaan melalui dialog dan musyawarah tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keberlangsungan roda organisasi Partai Golkar di Kabupaten Seram Bagian Timur.


















